Powered By Blogger

Minggu, 21 Desember 2014

Klausa Bermuda S Terbalik Sampai Kelak Jadi Formula ORX ORC

Dear Diary,
September adalah bulan duka, dimana banyak cinta tapi banyak juga bencana alam dan kematian. “September bulang berdarah” memberikan suasana tegang dan penetralan diri, membuat setiap orang merasa terefleksi akan sadar kematian masing-masing. Di bulan September ini, terbesit sebuah renungan untuk ingin berbagi demi terwujudnya suasana saling terbuka dan menjadi diri sendiri untuk bisa memperkenalkan sisi baik dari sebuah minat yang dapat dikatakan abnormal dan masih bernilai tabu di lingkungan masayarakat.

Artikel malam ini diajukan untuk mengantar sebuah topic baru yang masih belum bersifat kongret pada kepercayaan  masyarakat umum sebab membutuhkan kesangat-tenangan jiwa dalam membuktikan teori ini dengan menghentikan sejenak aktifitas normal sehari-hari melalui kegiatan spiritual maupun transpersonal.

Klausa Bermuda adalah sebuah pemahaman yang baru-baru ini Aka temukan secara kebetulan dalam pengalaman pribadi.


Teori ini  Aka temukan akibat aktifitas Astral Projection yang Aka alami tahun 2014 bulan Mei lalu tanpa sengaja. Aka tidak mengetahui apakah ini pernah dibahas seseorang sebelumnya, namun Aka harap hasilnya membawa kondisi baik-baik saja dan dapat dimanfaatkan halayak masyarakat untuk mawas diri dan berhati-hati dalam kehidupannya.

Dalam tulisan yang masih diselimuti misteri ini semoga beberapa sahabat pembaca dapat menarik sebuah kesimpulan penuh makna akan Kuasa Ilahi yang murni terjadi secara nyata dan hanya dapat dirasakan oleh hati yang tulus dan nyaman dalam menerima kekurangan diri dan kelemahan diri dalam menyadari betapa lebih berkuasanya Allah yang Maha Esa. Tulisan ini hanya bisa dibuktikan dengan metode astral projection dan dream walking, biasanya dengan cara dzikir ratusan kali dan bershalawat di tengah malam tanpa diketahui orang lain lalu berbaring di tanah dan tidur disana, dengan tujuan melihat “Angin Firaun” atas izin Allah.


Klausa Bermuda adalah teori yang menjelaskan kontaksi antara kegiatan metafisika yang terjadi secara supernatural yang senantiasa terjadi hingga akhir zaman nanti, dilakukan oleh alam bukan mahluk berakal manapun.


Awal dari observasi yang Aka alami secara tanpa sengaja ini bukan lagsung kedalam systemnya namun menyaksikan dari sisi terluar aktifitas bangun Klausa Bermuda terlebih dahulu pada saat itu. Kemudian berkembang ke petunjuk selanjutnya pada tahun 2016 dengan bantuan  kak Irkham Fajar.

Pengumpulan data mengenai Klausa Bermuda ini akhirnya menghasilkan kesimpulan mengenai betapa luarbiasanya system alam yang diciptakan oleh Yang Maha Esa, dan sampailah pada pemublikasian artikel berikut dengan tujuan untuk membantu proses belajar para sahabat lainnya dalam menghayati keagungan system yang Allah ciptakan secara berurutan dan Rasional sesuai Rasio maupun Parapsikologi.

Aka akan merasa sangat nyaman untuk berbagi dengan para sahabat penggemar Supernatural mengenai perkembangan teori ini via diskusi dengan page www. facebook.com/akahidetenosha.

******************************
Mari kita mulai pembahasan Klausa Bermuda “Angin Fir’aun”.

Berawal dari suatu Dhuhur saat aka di Medan tahun 2014 bulan Mei sebelum masuk ke bangku perkuliahan, aka tinggal di rumah orang tua om Gono, terima kasih sudah memberi aka tumpangan ya om..

Disana selesai shalat Dhuhur aka berdzikir, aka menikmati suasana dalam kesadaran saat itu tetapi hal aneh aka alami.

Aka sudah berada di dalam liang kuburan, aka melihat ada angin hitam seperti kabut mengandung banyak abu hitam dan panas. Angin itu bertiup membawa bibit penyakit dan dia berjalan keliling dunia tanpa henti, dia menyerap sampah energy sisa dari afirmasi ilmu sihir jahat dan sisa wabah penyakit akibat sihir jahat pula.

Angin itu terus berhembus hingga akhirnya menyapu perkampungan dan perkotaan, hutan, pebukitan, dan lainnya.

Setiap badan manusia yang dilewati angin itu akan dihinggapi abu hitam yang dibawa oleh angin itu dan kulit arinya akan terbakar, sampai kepada organ hati dan otaknya tetapi manusia tidak akan pernah tahu karena itu ghaib.

Jika angin itu berhembus kepada orang beriman kepada Allah maka kulit orang itu tidak akan terbakar. Tetapi jika kebalikannya maka akan terbakar dan hanya bisa sembuh jika orang itu berwudlu dan shalat. Karena pasrah kepada Allah akan membuat energy panas negative pembakar tubuh dan jiwa menjadi lenyap atau musnah seperti air yang mengering.

Setiap orang yang sudah terbakar oleh abu angin yang menempel itu tadi akan menjadi kepanasan hatinya kemudian dia mengamuk tidak jelas dan merusak tatanan harmoni di sekitarnya.

Akhibatnya akan terjadi banyak kerusuhan, kesetanan, dan kasus kriminalitas yang dilakukan oleh warga di kota atau di desa  yang dilewati oleh angin itu.

Angin itu kadang seperti tornado yang sangat besar dan kadang dia bertiup seperti ombak laut yang menyapu tanah, dia juga bisa berjalan diatas air meskipun para ikan akan sehat dan baik-baik saja di dalam air, tapi manusia tidak bisa berlindung didalam air untuk menghindari angin itu, mereka hanya bisa berlindung jika masuk ke rumah yang digunakan untuk shalat, mengaji al-Quran dan berdzikir setiap hari-malam.

Angin itu membawa biang bencana alam dan musibah karena banyak sekali sampah-sampah energy sihir jahat yang bertebaran diatas tanah yang dilakukan oleh manusia. Energy-energi sisa  ilmu sihir itu akhirnya terkumpul layaknya sampah dilautan yang menjadi pulau sampah, energy sihir jahat yang bertebaran di udara pun terkumpul menjadi angin tornado yang besar. Dan abu energynya bisa menjadi  virus penyakit hati tambahan bagi manusia yang tidak beriman. Padahal kalau difikirkan kembali, manusia sudah susah sekali diuji setan dan nafsunya sendiri, kini justru ditambahi dengan datangnya angin Fir’aun ini.

Ditahun 2016,

Pada tahun itu aka dan kak Irkham melakukan perjalanan sengaja mencari sudah sampai mana angin itu berhembus. Ternyata angin itu berhembus mendekati Indonesia. Suasana malam itu mengerikan, kami terus saja berdzikir agar selamat. Dan besoknya kami cek ke sosmed dan mendapati kabar dari beberapa orang bahwa tadi malam mereka merasakan hal aneh. “Malam yang dingin tiba-tiba berubah menjadi panas. Dan keesokannya banyak kasus terjadi, dan semua orang marah-marah” no picture hoax, ingin screenshoot tapi akun sudah gosong oleh hacker. Apa boleh buat, mari kita buktikan sekali lagi nanti, anda di rumah bisa melakukan dzikir dan melakukan perjalanan mencari angin ini.

**********************************
Klausa Bermuda
**********************************

Setelah kami mendiskusikan hasil pengamatan seperti diatas, maka kami coba untuk memecahkannya menjadi hal yang lebih rumit lagi.

Kami menyebut peristiwa ini touring of klausa Bermuda. Diambil dari nama segitiga Bermuda karena bersifat ghaib dan nyata, dan klausa yang bermaksud “berhubungan”. Yaitu Angin ghaib yang bertiup ke dunia nyata dan efeknya menjadi nyata, padahal angin ini muncul karena disebabkan oleh hal ghaib tetapi bisa sampai membuatnya berkeliling dunia.


Angin Klausa Bermuda ini juga kami sebut angin Fir’aun. Kak Faathir, adalah orang yang juga melihat angin ini pada tahun 2016 dia menyebutnya sebagai angin Fir’aun karena membawa bencana bagi sebuah bangsa. Jadi, istilah ini juga kami aliaskan untuk angin Klausa Bermuda ini.

“Belum ada cara untuk mendeteksi pergerakan angin ini karena tidak ada rumus yang bisa digunakan tetapi bisa dilihat langsung dan rutenya itu berlawanan dengan arah datangnya suara adzan” karena itulah dengan kemungkinan besar, angin ini menjauhi adzan dan seperti digiring adzan. Saat adzan datang dia pergi saat adzan pergi dia datang, tetapi dia bertiup menyerap energy negative terus. Datangnya menyapu daerah sehingga bisa datang antara dua sampai tiga bulan sekali.

Tahun 2017,
Teori ini semakin termatangkan setelah aka belajar mengenai cara mendownload data ghaib menggunakan hacking sky dengan cosmic diving.
Menurut kak Irkham, cara membajak akun FB adalah dengan mengetahui Passwordnya terlebih dahulu. Meskipun menggunakan email palsu tetap nanti kuncinya adalah di password atau mengotak-atik data link akunnya. Dan itu aka coba terapkan,
Passwordnya adalah berdoa:
Password setiap langit selain doa juga adalah adzan.
Semakin banyak adzan di suatu daerah maka langitnya semakin mudah untuk dihack dan kemudian bisa melakukan cosmic diving disana.
Berdoalah saat ada Adzan, dan shalat sebelum ada adzan di tempat lain. Lalu hubungkan keinginan dan ingatan yang kita miliki ke langit, sabarkan hati dan tunggu, kita akan lihat hasilnya. Jika langit tidak bereaksi maka berarti ada error dari kesadaran anda. Frekwensi kesabaran anda belum sepelan dan sehalus frekwensi kosmik yang ada di langit tempat dimana anda melakukan itu.


Pada tahun 2017 inilah akhirnya aka bisa mewujudkan data mengenai angin klausa Bermuda:

Kemudian penelitian terus berlanjut untuk mencari  bagaimana rute angin klausa Bermuda itu saat ini, sejak tahun 2016 kami meneliti mengenai gerakan bencana alam dengan dream walking. Hasilnya mengejutkan, rute gerakannya membentuk huruf S terbalik. Sayangnya banyak yang salah paham dengan maksud huruf S terbalik ini. Selama satu tahun akhirnya bisa juga diwujudkan maksud dari letter S yang terbalik itu:

Seperti yang kita ketahui, bahwa sekarang ini adalah musim dari proxy war atau cyber war. Sahabat pembaca sekalian bisa memeriksa apakah di Negara yang ada awannya di peta proxy world using di bawah ini ada dilewati adzan atau tidak. Sementara itu, seperti kita tahu bahwa Indonesia adalah Negara berpenyihir banyak.

Ada banyak kasus pesugihan, pellet, santet, gendam, ilmu aji beladiri dan ilmu kebal lainnya yang menggunakan bantuan jin oleh masyarakat Indonesia. Tetapi karena adanya adzan di Indonesia, maka angin ini jarang berhembus ke Indonesia. Menyebabkan Indonesia diselubungi kabut hitam tebal jika dilihat dari kaca mata penyihir Amerika dan Eropa. Menyebabkan mereka susah untuk menyerang Indonesia secara ghaib.
Untuk itulah, akibatnya mereka secara nyata justru mengirimkan banyak kekacauan lewat isu dan lain-lain untuk memecah persatuan RI melewati sosmed dan memberitakan kabar-kabar miring mengenai isu adanya perang dunia dan lain-lain yang dipicu banyak hal.
Indonesia sebenarnya merupakan Negara yang aman dan damai tetapi masyarakatnya terus saja dipecah belah supaya rebut sendiri memperebutkan sesuatu yang tidak nyata kepentingannya. Padahal, kepentingan yang tidak nyata itu bisa diraih dengan cara bekerja sama.

Sekarang kita analisa apakah bencana alam terjadi karena dilewati angin ini? Tidak!
Gerakan alam selalu dipicu oleh bagian alam lain sebelumnya dan menjadi sambungan seperti rantai berantai yang tertarik.

Sehingga angin ini hanyalah membawa hawa keburukan dari manusia kepada manusia itu lagi tetapi dalam faktanya angin ini membawa energy sisa dari praktik ilmu sihir. Jika kita renungi ternyata, masih banyak penyihir di dunia ini hingga bisa membuat angin sebesar itu berhembus keliling dunia. Masihkah anda ingin memelihara ilmu sihir dan mempraktekkannya jika itu merugikan banyak orang?




Note :
Setiap orang bukanlah menciptakan teori berdasarkan vision baru yang diciptakan oleh memori. Adanya memori adalah karena filem yang sudah pernah direkam oleh otak, sedangkan secara rasional bagaimana otak manusia bisa memproduksi memori baru?

Dalam artikel sebelumnya Aka sempat menyinggung bahwa sebenarnya segala kejadian yang ada di dunia ini rekaman dokumentasinya tersimpan dalam setiap butir kosmik yang bertebaran di alam semesta, karena  itulah para Egyptian bisa terinspirasi mengenai Piramida.

Proses penerimaan memori dokumentasi dari kosmik yang bertebaran di alam dapat terjadi pada diri seseorang saat kondisi jiwa dalam keadaan tenang seirama dengan gerakan alami semesta. Kemudian memori yang diterima seseorang akan dikembangkan otak secara inovatif dengan dilengkapi beberapa bagian memori pengalaman yang sudah pernah direkam otak. Di sisi lain dapat terjadi peluang bagi memori yang diterima untuk dikembangkan oleh otak dengan bahan memori lain yang diterima pada waktu selanjutnya maupun sebelumnya.
Penghubungan memori lama dengan memori baru dari hasil yang diterima dari kosmik ini dapat terjadi secara berurutan dalam proses otomatis jika kondisi kesadaran jiwa dalam siklus Flow atau tenang diatas ketenangan. Untuk mendapatkan kondisi ini maka kita dianjurkan untuk selalu mengembangkan bakat dalam pengendalian sisi emosional yang berlebihan agar tidak terpacu oleh masalah yang dapat memicu stress dan bersifat penghalang bagi kesadaran untuk menikmati setiap perjalangan hidup.

Otak hanya merekam  memori secara rapi untuk kemudian diolah menjadi lebih ringkas atau praktis dan bahkan bisa menjadi lebih terjabarkan dengan matang namun sesuai dengan quota yang jiwa sediakan. Ini adalah insting alami pada system kesadaran manusia untuk lebih mudah memahami dan menerima pemahaman dari memori dokumentasi baru.

Filosofi spiritual mengenai piramida ada sejak  proses pengembangan rutinitas bumi terjadi. pesan-pesan mengenai gerakan rute energy pada bumi disampaikan oleh kosmik yang merekam kejadian  yang berenang di sekujur bagian alam semesta ini. Pesan tersebut disampaikan dengan bahasa energy yang mana memori para kosmik  dapat diterima  oleh energy yang terkandung pada tubuh mahluk hidup. Otak kita memiliki energy, maka energy otak dapat membantu kita dalam menterjemahkan isi pesan tersebut. Otak kemudian menyambungkan isi pesan tersebut dengan isi pesan lainnya yang berupa visual, kemistri, dan bahasa verbal sehingga menghasilkan kesimpulan yang lebih praktis untuk disimpan menjadi memori pribadi.